Kemenpora Evaluasi dan Siapkan Sanksi bagi Cabor yang Gagal Penuhi Target SEA Games 2025

 

Skuad Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2026 (dok/PSSI)

INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono, menyatakan pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap cabang olahraga (cabor) yang gagal memenuhi target pada ajang SEA Games Thailand 2025. Pernyataan tersebut dikutip dari ANTARA.

Surono mengatakan, Kemenpora saat ini tengah menggelar rapat evaluasi sebelum menentukan bentuk sanksi yang akan diberikan kepada cabor yang dinilai tidak mencapai target yang telah ditetapkan.

"Kami sudah petakan ada beberapa cabor yang memang satu tidak sesuai dengan target yang kedua adalah cabang yang sesuai target. Bahkan ada cabang yang memang melebihi target itu nanti ada penghargaan dan ada pasti hukuman dan lain-lain," kata Surono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Ia juga tidak menutup kemungkinan cabang olahraga sepak bola turut masuk dalam evaluasi Kemenpora. Pada SEA Games 2025, sepak bola Indonesia ditargetkan meraih medali perak, namun gagal mencapai babak semifinal.

"Ya semua yang tadi kami sampaikan nukan masalah cabang yang kami evaluasi adalah (secara keseluruhan) semua yang kami evaluasi," kata Surono.

Pada SEA Games 2025, kontingen Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 111 medali perak, dan 131 medali perunggu.

Capaian tersebut melampaui target Kemenpora sebanyak 80 medali emas. Raihan 91 emas juga menjadi perolehan emas terbanyak ketiga Indonesia sepanjang keikutsertaan di SEA Games ketika tidak berstatus sebagai tuan rumah.

Lebih baru Lebih lama