![]() |
| Foto Skuad Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 (IG/@oleromeny) |
INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) resmi memperkenalkan turnamen baru bertajuk AFC Nations League, sebuah kompetisi antarnegara yang akan digelar pada jeda internasional kalender FIFA. Ajang ini menjadi terobosan baru AFC, menyusul keberhasilan format serupa yang lebih dulu diterapkan oleh UEFA dan CONCACAF.
Pengumuman tersebut disampaikan AFC pada Minggu, 21 Desember 2025. Kehadiran AFC Nations League diproyeksikan menjadi agenda baru bagi tim nasional Asia, termasuk Timnas Indonesia, dalam waktu mendatang.
Nations League dirancang sebagai kompetisi resmi antarnegara yang dimainkan saat jeda internasional FIFA. Seperti versi Eropa, turnamen ini bertujuan mengurangi laga persahabatan yang dinilai minim makna, sekaligus mempertemukan tim nasional dengan level kekuatan yang relatif seimbang.
Dalam pernyataan resminya, AFC menegaskan arah dan tujuan utama dari pembentukan kompetisi tersebut.
“AFC menegaskan lagi komitmen untuk memperkuat tim nasional di benua ini dengan rencana memperkenalkan AFC Nations League pada periode depan,” tulis AFC di laman resminya.
AFC juga menilai perlunya sistem kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan bagi tim nasional di Asia.
“Terdapat kebutuhan kompetisi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk tim nasional.”
Lebih lanjut, AFC menekankan bahwa Nations League akan menghadirkan pertandingan internasional yang reguler dan memiliki nilai kompetitif.
“Kompetisi ini bertujuan memastikan laga internasional secara reguler dan penuh makna pada jeda internasional FIFA.”
Selain itu, format kompetisi ini juga dirancang untuk menciptakan keseimbangan persaingan antarnegara.
“Sekaligus menekankan keseimbangan kompetitif melalui pertandingan berdasarkan ranking, menekankan efisiensi dengan koordinasi tersentralisasi, dan menyediakan jalur berkembang bagi tim nasional.”
Saat ini, AFC memiliki 47 negara anggota. Jika merujuk pada format Nations League versi UEFA yang diikuti 54 tim nasional, kompetisi ini umumnya membagi peserta ke dalam empat kasta liga.
Pada format tersebut, tim nasional ditempatkan ke dalam Liga A sebagai kasta tertinggi, diikuti Liga B dan Liga C yang masing-masing diisi 16 tim. Sisa peserta ditempatkan di Liga D sebagai kasta terbawah. Setiap liga kemudian dibagi ke dalam beberapa grup dengan sistem promosi dan degradasi antarkasta.
Juara Nations League ditentukan melalui fase gugur yang diikuti para juara grup di kasta tertinggi, yakni Liga A. Seluruh pertandingan digelar pada periode jeda internasional FIFA, dengan durasi satu musim kompetisi yang dapat berlangsung hingga dua tahun.
Meski AFC belum mengumumkan secara rinci format final dan waktu pelaksanaan AFC Nations League, kehadiran ajang ini dipastikan akan menambah kalender kompetisi resmi bagi tim nasional Asia, termasuk Timnas Indonesia, dalam beberapa tahun ke depan.
