John Herdman Optimistis Rekrut Pemain Keturunan Terbaik demi Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030

 

Foto Sesi Perkenalan John Herdman sebagai pelatih Timna Indonesia (dok/PSSI)

INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menyatakan keyakinannya bahwa Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk merekrut para pemain keturunan terbaik yang berkarier di luar negeri, khususnya di level tertinggi Eropa. Upaya tersebut dinilai menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang untuk mewujudkan ambisi besar Indonesia, yakni lolos ke Piala Dunia 2030.

Keyakinan itu disampaikan Herdman di tengah komitmennya membangun fondasi Timnas Indonesia yang kompetitif dan berdaya saing global. Menurut pelatih berusia 50 tahun tersebut, langkah mencari dan meyakinkan pemain diaspora bukanlah hal yang mustahil jika dilakukan dengan pendekatan yang tepat dan visi yang jelas.

“Ya, saya rasa tidak sulit untuk melihat di mana para pemain terbaik berada. Kami berusaha membawa pemain terbaik ke negara ini,” ujar John Herdman.

Herdman mengakui bahwa proses meyakinkan pemain keturunan untuk memilih membela Indonesia bukan perkara sederhana. Banyak dari pemain tersebut memiliki berbagai opsi, termasuk peluang membela negara lain yang secara historis lebih mapan di sepak bola dunia. Namun, ia menilai tantangan tersebut justru menjadi bagian dari proses membangun sesuatu yang besar.

“Meyakinkan mereka untuk bermain bagi Indonesia memang langkah besar, karena ada banyak peluang lain bagi pemain-pemain itu,” jelas arsitek timnas tersebut.

Saat ini, Timnas Indonesia telah diperkuat oleh belasan pemain keturunan yang dinaturalisasi dan menjadi bagian penting dalam skuad. Kehadiran para pemain diaspora tersebut dinilai membawa dampak signifikan, baik dari sisi kualitas permainan maupun mental bertanding. Meski demikian, Herdman menegaskan bahwa pintu Timnas Indonesia tetap terbuka bagi pesepak bola keturunan lain yang memiliki kualitas dan komitmen tinggi.

Fokus utama Herdman adalah pemain-pemain yang berkompetisi di level tertinggi Eropa, karena dinilai memiliki pengalaman, disiplin, serta pemahaman taktik yang dapat meningkatkan standar permainan Timnas Indonesia secara keseluruhan. Namun, ia menekankan bahwa faktor terpenting bukan semata kualitas teknis, melainkan kesediaan untuk menjadi bagian dari perjalanan besar sepak bola Indonesia.

“Namun, saya rasa ketika para pemain melihat dan merasakan semangat serta peluang ini, kesempatan untuk menjadi kelompok pertama yang membawa negara ini lolos ke Piala Dunia, itu menjadi daya tarik besar,” ucap John Herdman.

Dalam pernyataannya, Herdman juga membagikan pengalamannya saat berhasil membujuk Stephen Eustaquio untuk membela Timnas Kanada pada 2019. Saat itu, Eustaquio memiliki peluang besar untuk melanjutkan karier internasionalnya bersama Timnas Portugal, negara dengan tradisi sepak bola kuat di Eropa.

Stephen Eustaquio diketahui memulai karier tim nasionalnya bersama Timnas Kanada U-17 pada 2012. Namun, pada periode 2017 hingga 2018, ia sempat memperkuat Timnas Portugal U-21. Situasi tersebut menempatkan Herdman pada posisi yang tidak jauh berbeda dengan yang kini ia hadapi di Indonesia, yakni meyakinkan pemain dengan banyak pilihan untuk percaya pada proyek jangka panjang sebuah negara.

“Itu juga yang meyakinkan Stephen Eustaquio di Kanada untuk tidak bermain bagi Portugal, tetapi memilih Kanada,” imbuh John Herdman.

Keputusan Eustaquio kala itu terbukti menjadi langkah penting bagi Timnas Kanada. Gelandang yang kini membela FC Porto tersebut kemudian menjadi salah satu pilar utama Kanada hingga tampil di Piala Dunia 2022. Pengalaman tersebut menjadi referensi berharga bagi Herdman dalam menjalankan tugasnya bersama Timnas Indonesia.

Herdman menegaskan bahwa proses pencarian dan pendekatan terhadap pemain keturunan akan dilakukan secara serius dan terstruktur. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama yang erat dengan PSSI sebagai federasi sepak bola nasional untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai regulasi dan visi yang telah ditetapkan.

“Jadi saya akan bekerja sama dengan rekan-rekan di PSSI untuk dengan tekun mencari pemain terbaik dan meyakinkan mereka agar menjadi bagian dari perjalanan ini, yang akan menjadi salah satu kisah terbesar dalam sepak bola dunia,” ungkapnya.

Ambisi lolos ke Piala Dunia 2030 disebut Herdman bukan sekadar target jangka panjang, melainkan mimpi kolektif yang ingin dibangun bersama para pemain, federasi, dan masyarakat Indonesia. Dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora, serta dukungan penuh dari berbagai pihak, Herdman optimistis Timnas Indonesia dapat melangkah lebih jauh di pentas internasional.

Saat ini, proses pemantauan pemain dan penguatan tim terus berjalan seiring persiapan Timnas Indonesia menghadapi berbagai agenda internasional ke depan. Herdman menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil akan diarahkan untuk membangun tim yang solid, kompetitif, dan siap mencatat sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.

Lebih baru Lebih lama