John Herdman Digaji Rp670 Juta per Bulan, Target 8 Besar Piala Asia 2027

 

Foto Jhon Herdman saat melatih Tim Nasional Kanada (dok/gettyimages)

INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - Pengumuman resmi John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia disebut hanya tinggal menunggu waktu. Pelatih asal Inggris tersebut dijadwalkan akan diperkenalkan secara resmi oleh PSSI pada awal Januari 2026 sebagai nahkoda anyar skuad Garuda.

Menjelang peresmian tersebut, media asal Kanada, Waking The Red, membocorkan detail kontrak dan besaran gaji yang akan diterima Herdman selama menangani Timnas Indonesia. Dalam laporannya, PSSI dikabarkan menyepakati nilai gaji sebesar US$40.000 per bulan atau setara sekitar Rp670 juta.

“Gaji yang dilaporkan sebesar US$40.000 per bulan turut menjadi faktor penentu ketika PSSI menunjuk mantan pelatih Kanada tersebut sebagai pelatih kepala tim nasional putra Indonesia,” tulis wakingthered.com.

Selain soal gaji, media tersebut juga mengungkap durasi kontrak Herdman bersama PSSI. Eks pelatih Timnas Kanada putra dan putri itu disebut menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.

“Kesepakatan tersebut adalah kontrak dua tahun plus dua tahun, yang memberi Herdman masa jabatan awal dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga tahun 2030,” lanjut laporan tersebut.

Dalam masa kepemimpinannya, John Herdman tidak hanya akan bertugas sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Ia juga dipercaya untuk menukangi Timnas Indonesia U-23 sebagai bagian dari program jangka panjang federasi dalam membangun fondasi sepak bola nasional.

PSSI disebut telah menetapkan target ambisius kepada Herdman. Salah satu target utama adalah membawa Timnas Indonesia lolos ke babak delapan besar Piala Asia 2027, sebuah pencapaian yang dinilai realistis namun menantang bagi skuad Garuda.

Dengan pengalaman Herdman yang pernah membawa Kanada tampil kompetitif di level internasional, publik sepak bola Indonesia menaruh harapan besar terhadap era baru Timnas. Kehadiran Herdman diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan, mental bertanding, serta daya saing Indonesia di kancah Asia.

Lebih baru Lebih lama