![]() |
| Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman saat menangani Kanada (dok/gettyimages) |
INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - John Herdman menyampaikan pernyataan perdananya usai resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, pelatih asal Inggris itu membeberkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran PSSI, meski sebelumnya sempat menolak sejumlah proposal dari negara lain seperti Jamaika dan Honduras.
Herdman menilai proyek jangka panjang yang ditawarkan PSSI menjadi faktor utama yang membuatnya mantap memilih Timnas Indonesia. Ia juga melihat potensi besar yang dimiliki para pemain Indonesia, yang menurutnya memiliki kemiripan dengan kondisi sepak bola Kanada.
"Yang saya lihat adalah terdapat banyak talenta di Indonesia, rasanya sangat mirip dengan Kanada. Sebuah negara besar dengan banyak pemain lokal, namun juga kemampuan untuk merekrut pemain diaspora. Dan mereka sudah mulai menempuh jalan itu." Ujarnya.
Selain itu, Herdman menekankan bahwa pilihannya juga didasarkan pada pencarian proyek yang tepat, termasuk atmosfer dan dukungan suporter yang kuat.
"Ini tentang menemukan proyek yang tepat, salah satu tempat yang membuat Anda bisa merasakan gairah dan intensitas para fans."
Tak hanya aspek teknis, Herdman juga menaruh perhatian besar pada pemahaman budaya Indonesia. Ia menilai keterlibatan secara menyeluruh dengan masyarakat dan adat setempat merupakan kunci penting dalam membangun hubungan serta chemistry yang kuat dengan tim.
"Saya pikir bagian penting dari proses mempelajari budaya, dengan terlibat sepenuhnya di dalamnya adalah kunci. Anda harus benar-benar memahami masyarakat dan adat-istiadatnya untuk membangun koneksi tersebut."
Dalam pernyataan yang dikutip dari The Canadian Press, Herdman juga menegaskan prinsip kepemimpinannya yang akan tetap ia pegang selama menangani Timnas Indonesia.
"Sepanjang karier saya, saya telah memimpin dengan integritas, transparansi, dan rasa hormat yang mendalam. Itu tidak berubah."
PSSI memilih John Herdman bukan semata karena rekam jejaknya, tetapi juga karena komitmennya untuk tinggal secara penuh di Indonesia. Ia disebut hanya akan membawa dua hingga tiga asisten, sementara posisi staf lainnya akan diisi oleh pelatih lokal.
Pelatih berusia 50 tahun tersebut dijadwalkan bertolak ke Indonesia pada 11 Januari. Setibanya di Tanah Air, John Herdman akan diperkenalkan secara resmi kepada publik dan menghadiri konferensi pers perdana sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
