![]() |
| Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy |
Dalam wawancara dengan media Belanda, Tubantia.nl, Joey mengaku perasaan hancur itu bertahan cukup lama setelah hasil akhir memastikan langkah Indonesia terhenti.
"Saya benar-benar hancur, perasaan itu bertahan setidaknya dua minggu," ujar Joey Pelupessy dilansir dari Tubantia.nl.
Joey menilai kesempatan tampil di Piala Dunia 2026 merupakan peluang paling realistis sepanjang karier internasionalnya. Ia menyadari faktor usia menjadi pertimbangan besar untuk masa depan bersama tim nasional.
"Saya tahu saya bisa bermain di Piala Dunia, ini satu-satunya kesempatan saya, seratus persen," tuturnya.
Kegagalan Timnas Indonesia tak lepas dari kekalahan tipis 0-1 atas Irak, yang ditentukan oleh gol pada menit-menit akhir pertandingan. Hasil tersebut menjadi titik balik yang menghentikan asa Garuda sekaligus meninggalkan luka emosional bagi para pemain.
Meski sempat larut dalam kekecewaan, Joey menyatakan kini mulai mencoba bangkit. Ia mengalihkan fokus ke target berikutnya bersama Timnas Indonesia, yakni Piala Asia yang dijadwalkan berlangsung pada Januari 2027.
Bagi Joey Pelupessy, kegagalan menuju Piala Dunia menjadi pelajaran pahit, namun juga motivasi untuk tetap berkontribusi maksimal selama masih mengenakan seragam Merah Putih.
