![]() |
| Situasi saat Shin Tae-yong menangani Ulsan HD dalam sebuah pertandingan. (Foto/@shintaeyong7777) |
INDOFOOTBALLNEWS.WEB.ID - Kisruh di tubuh Ulsan HD kian memanas setelah fakta baru mengenai perilaku Shin Tae-yong kembali muncul ke publik. Beberapa bulan setelah dia dipecat, seorang pemain akhirnya berani buka suara dan mengonfirmasi bahwa tindakan penyerangan tersebut benar-benar terjadi.
Menurut laporan Yonhap News, seorang reporter menilai insiden itu jauh lebih besar dari sekadar tamparan. Artikel tersebut menulis, "Ada banyak hal yang lebih dari sekadar ditampar... sesuatu yang seharusnya tidak terjadi di mana pun."
Reporter Ahn Hong-Seok juga memberikan penilaian keras terhadap tindakan itu dengan mengatakan, "Jika itu klub Timur Tengah, dia pasti langsung dipecat. Ini sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi di mana pun, bahkan di dunia sepak bola."
“(Tindakan Pelatih Shin) agak tidak sesuai dengan zaman, dan baik itu pelecehan seksual maupun kekerasan, bahkan jika (satu orang) berkata, ‘Saya rasa tidak,’ jika orang yang menerimanya menganggapnya pelecehan, maka itulah yang terjadi.”
Jeong menambahkan bahwa bukan hanya dirinya yang merasakan perlakuan tidak pantas itu. Ia mengungkap, “Saya rasa bukan hanya saya, tetapi banyak pemain yang pernah melakukannya.”
Ketegangan semakin meningkat setelah sebuah video yang memperlihatkan insiden tersebut beredar luas di komunitas sepak bola daring. Video itu mencuat tak lama setelah Shin Tae-yong diberhentikan pada 9 bulan lalu akibat performa buruk tim. Meskipun sebelumnya memilih diam, Jeong kini mengonfirmasi kebenaran tersebut.
Ia kemudian menekankan bahwa apa yang diketahui publik saat ini hanyalah puncak dari berbagai insiden lain yang terjadi selama Shin memimpin. “Saya rasa cerita itu keluar karena semuanya benar, kan? Saya harap hal itu akan tersampaikan secara akurat melalui pernyataan klub (yang akan dibahas antara tim dan klub di masa mendatang),” ujarnya.
Pemain berpengalaman itu juga menyoroti bahwa tindakan seperti itu sama sekali tidak bisa diterima dalam standar sepak bola internasional. Dengan tegas ia menyampaikan, “Tidak tahukah kamu apa yang terjadi jika kamu bertindak seperti Pelatih Shin di liga luar negeri? Apa yang dilakukan Pelatih Shin adalah sesuatu yang seharusnya tidak terjadi (di mana pun), bahkan di dunia sepak bola.”
